Saat suatu hubungan pacaran akan beranjak menuju tahun ke- 5 tanpa kepastian, apa yang bisa ditanyakan si perempuan??
(apapun yang kita tanyakan ke dia pasti hanya akan mendapat jawaban “SaBar ya..”)
Saat semakin lama, si perempuan merasa semakin tidak menarik & melihat banyak perempuan laen yang lebih cantik dan menarik berdatangan ke si pria.. apa yang bisa dibicarakan??
(apapun yang kita bicarakan ke dia pasti hanya akan mendapat jawaban “kamu adalah pilihanku sayang..jadi positif thingkin aja ya dan yang SaBar..”)
Saat tiba-tiba si perempuan sangat membutuhkan perhatian dari si pria namun tnyata waktunya tidak tepat, apa yang bisa dikomunikasikan??
(apapun bentuk komunikasinya, dia pasti hanya akan menjawab “MaaF sayang..kerjaanku lagi banyak..SaBar ya…”)
* hikz bisa2 si perempuan bikin tumpeng ganti nama menjadi “SaBarwati” *
Belajar untuk SaBar adalah hal yang tersulit dalam kehidupan (selain ikhlas tentunya).. namun apakah benar dengan berSaBar akan mendapat hasil yang setimpal..?
mmm..mungkin… tapi jika keSaBaran itu patah di tengah jalan, sudah pasti langsung mendapat talak tiga dari si Pria… huff andai dia mengerti betapa susahnya untuk mulai SaBar dan memperpanjang expired date dari SaBar tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan..
Tapi untungnya si pria mempunyai keSaBaran yang ekstra dan teruz memberi kesempatan si perempuan untuk belajar SaBar…..
Petuah dari Tetua2 djogdja.. “ Jembarke Ati, Dawak ke ususe”… yang artinya kurang lebih adalah “SaBar….”
Kamis, 01 Mei 2008
Langganan:
Postingan (Atom)